Temu Penyuluh Pertanian dan Petani Milenia di Kab. Bandung, Menuju Lumbung Pangan Dunia

SUARAJABARSATU.COM | Bandung – Temu Teknis Penyuluh dan Petani Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045, Penyuluh dan Petani Millenial Siap Membangun Perekonomian Pedesaan kegiatan ini dilaksanaka hari Sabtu, 16 Februari 2019 lalu, bertempat di Graha alif, Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini adalah untuk memotivasi para penyuluh dan petani muda agar tergerak untuk membangun pertanian Indonesia yang lebih maju, kegiatan ini di hadiri oleh Penyuluh dari kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung seta Petani millenial kab. Bandung barat dan kab. Bandung.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian, Momon Rusmono dalam pertemuan ini mengatkan ”Hampir 85% Anggaran Kementerian digunakan untuk kebutuhan petani. Salah satunya program moderninasi pertanian melalui bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dihibahkan sudah lebih dari 180ribu unit alsintan, di harapkan penggunaan alsintan bisa dipergunakan seoptimal mungkin, jika tidak digunakan dengan baik akan di realokasikan ke gapoktan lain,” ujar Momon.


“Dalam kegiatan ini Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPKH) Cinagara menghibahkan 4000 ayam, pakan, obat vaksin dan kandang ayam ke Kelompok Usaha Bersama (KUB)Pondok Pesantren (Ponpes) yang berada di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung,” menurut Kepala BBPKH, drh. Wisnu Wasisa Putra, MP., Senin (18/02/2019)
Kabupaten Bandung Barat Antara Lain; KUB Lestari, KUB Santri Mandiri Ponpes Darur Rohmah, KUB Generasi Muda Rancage Ponpes Darur Rohmah, KUB Rodiatul Mutaalimin Almusri, KUB Darul Inayah serta Kabupaten Bandung ; KUB Wasilatul Huda, KUB Sa’adatud Daroin, KUB Berkah Abadi Ponpes Al Jawami.
“Diharapkan dengan bantuan ini dapat memotivasi untuk petani milenial, berjiwa wirausaha di bidang pertanian / peternkan khusunya pemuda tani yang berada di pondok pesantren untuk mendukung Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” tutup Wisnu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *