SUARA JABAR SATU.COM | DEPOK – Kerja sama antara Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk menangani kegawatdaruratan, akan diperkuat lagi dengan penandatanganan kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Rencananya, penandatanganan akan dilakukan tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) PMI akhir bulan September.
“Sudah kami susun drafnya, tinggal pelaksanaannya saja. Akan kami lakukan akhir September ini, setelah kegiatan Temu Karya Relawan Tingkat Nasional di Purwakarta,” ujar Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi’raz, di ruang kerjanya, Jumat (07/09/18).
Dikatakannya, ada beberapa poin yang tercantum dalam MoU tersebut. Seperti jaringan frekuensi yang nantinya tersambung antara PMI dan Damkar. Sehingga jika ada peristiwa kebakaran misalnya, mobil ambulans PMI langsung diterjunkan.
“Globalnya begini, kalau ada kebakaran di lokasi tidak hanya ada mobil pemadam. Tetapi, juga ada mobil ambulans milik PMI. Jadi kalau ada yang luka, cedera dan sebagainya, PMI bisa mengambil tindakan untuk pertolongan pertama,” terangnya.
Selain itu, lanjut Dudi, sinergi lainnya yang bisa dibangun seperti kegiatan pelatihan penanggulangan bencana yang narasumbernya bisa dari PMI Kota Depok maupun dari Damkar.
“Damkar pasti perlu pelatihan pertolongan pertama dan kita punya narasumber di PMI yang mumpuni. Begitu pun Damkar yang bisa memberikan pelatihan cara memadamkan api kepada PMI. Mudah-mudahan melalui penandatanganan MoU nanti, penanggulangan bencana dapat dilakukan secara maksimal,” tutupnya.//sjs,ratu








