Muhaimin: Tak Ada yang Berhak Larang Capres Berbicara

SUARA JABAR SATU.COM | — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, menanggapi capres Prabowo yang diminta agar jangan bicara ‘terlalu keras’. Menurutnya, tak ada hak melarang kandidat berbicara.

“Ya tentu sebuah proses demokrasi tidak ada satu pun yang punya hak untuk melarang apalagi melarang kandidat bicara,” kata Muhaimin di Gedung DPR, Jakarta, Senin 8 Oktober 2018.

Ia menambahkan soal kritik sudah biasa ada proses check and balance dalam masyarakat. Begitu pun kompetisi di dalam demokrasi.

“Karena itu kalau Pak Prabowo merasa ada yang melarang kasih tahu aja, menurut saya itu bukan dari Pak Jokowi. Saya yakin sepenuhnya Pak Jokowi tak mungkin melarang orang untuk mengkritik,” kata Muhaimin.

Menurutnya, kritik justru menjadi vitamin untuk memperbaiki keadaan. Ia memastikan kalau ada pihaknya yang melarang Prabowo mengkritik, ia akan laporkan pada Jokowi.

“Kalau toh ada tolong Pak Prabowo tunjuk orangnya nanti saya akan laporkan ke Pak Jokowi supaya tidak ada lagi hal-hal semacam itu,” kata Muhaimin.

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa dia termasuk yang meminta calon Presiden Prabowo Subianto untuk tidak berpidato terlalu keras. Menurut Sandiaga, dalam situasi seperti ini sangat dibutuhkan bahasa yang mempersatukan.//viva/sjs,ratu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *