Ketua DPRD Bersama Kesbangpol, Resmikan Gereja Advent Depok Timur

DEPOK, – Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ( GMAHK ) Jalan Keadilan Rw 21 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya diresmikan oleh pemerintah kota Depok.

Peresmian Gereja Advent itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, bersama kepala kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok Linda Ratna Nurhanny SH, Mhum mewakili Pemerintah Minggu, (23/12/2018).

Sambutan Didi selaku ketua RW 21 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, dengan diresmikannya tempat ibadah Gereja Advent ini, kita harus mampu menjaga kebersamaan, terutama terhadap kerukunan umat beragama, terutama pada lingkungan sekitarnya.

Sementara, sambutan panitia pembangunan HP, Sinaga mengatakan, Gereja Advent ini telah ke tiga kalinya mengurus perijinan rumah tempat ibadah.

Namun pada tahun 1986, gereja ini diberikan ijin hanya untuk gedung pertemuan katanya.

Tahun 1993, proses tempat rumah ibadah gereja advent persyaratannya masih belum lengkap tandaanya.

Sehingga agak lama proses pembuatan perijinan, namun pembangunan gereja advent terus berjalan, masih belum ada jendela dan pintu gereja, biliknya masih papan katanya.

Selanjutnya, tahun 2012 Gereja Advent mulai lega karena telah mendapatkan ijin dari pemerintah untuk rumah tempat ber ibadah serta ijin sekolah advent..

Pembangunan Gereja Advent juga pernah di survey oleh ketua DPRD bersama Walikota dan FKUB Kota Depok ujar sinaga..

Kepala Kesbangpol Kota Depok Linda Ratna Nurhenny SH, Mhum mewakil pemerintah menyampaikan pesan, bahwa kehadirannya adalah ataa nama pemerintah mewakili walikota depok mengucapkan selamat atas peresmian gereja masehi advent hari kwtujuh sebagai rumah tempat ibadah umat kristen.

Semoga apa yang telah diamanatkan negara, rumah tempat ibadah ini dapat dijalani dengan baik.

Linda juga berharap, jemaat gereja advent agar dapat menjaga keharmonisan kerukunan umat beragama.

Salut dan kagum terhadap jema’at gereja advent, karena disaat waktu adzan berkumandang sempat sejenak berhenti.

“Saat wakru adzan, itu juga merupakan bentuk Toleransi umat beragama karena sudah penghormatan agama lain”, tuturnya.

Linda berharap, dengan diresmikannya gereja ini, kita harus memelihara kebersamaan terutama dilingkungan gereja.

Untuk itu lanjut Linda, marilah kita budayakan kebersamaan dengan keragaman umat beragama, saling menghoramti dan menghargai himbaunya.

Hendrik Tangke Allo juga menyampaikan sambutannya, gereja advent adalah untuk berkumpul dan beribadah.

Lebih jauh Hendrik katakan, Depok adalah kota yang majemuk dan penduduknya sangat plural, sehingga toleransi umat beragama harus dijaga pintanya.

“Saya berdoa agar jema’at gereja advent saling bergandeng tangan dengan agama lain tutupnya. (Yuni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *