SUARA JABAR SATU.COM | BANDUNG, DISDIK JABAR – Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia terhitung tinggi. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, korban meninggal pada tahun 2016 mencapai 25.859 orang dan di tahun 2017 ada 24.213 orang. Guna menekan angka tersebut, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menginisasi program bertajuk “Millennial Road Safety Festival”.
“Setengah dari korban kecelakaan di Indonesia adalah para millennial, melalui program ini, kita kampanyekan keselamatan berlalu lintas bagi para milineal,” ucap Kapolri, Tito Karnavian dalam video konferensi yang dilaksanakan pada Kamis, (7/1//2019). Video konferensi tersebut menghubungkan 34 Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh Indonesia.
Kapolri memaparkan, ada empat faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, yaitu kesalahan manusia, kondisi jalan, kondisi cuaca dan kondisi kendaraan. Dari keempat faktor tersebut, kesalahan manusia adalah faktor yang paling dominan, sebesar 33 %.
Dalam pelaksanaannya, Kapolri mengintruksikan kepada seluruh Polda untuk bekerjasama dengan intansi dan lembaga yang terkait dalam proses pencegahan laka lantas. Salah satu lembaga yang ikut bekerja sama dalam program tersebut adalah Dinas Pendidikan.
Sejak program ini diluncurkan, sebanyak tiga provinsi sudah menggelar festival tersebut, yaitu Provinsi Papua Barat, Nusa Tenggara Timur dan Lampung. Jawa Barat sendiri dijadwalkan akan melaksanakan pada 23 Maret 2019. “Pada prosesnya akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 23-24 Maret agar mampu menyerap peserta lebih banyak,” tutur Irwasda Polda Jabar, Suradiana.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Kejuruan (Kabid PSMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin R. Nuryadin mendukung penuh program tersebut. Dia mengatakan, Jawa Barat memiliki kurang lebih 2 juta siswa yang merupakan millineal muda, sehingga menjadi penting dilaksanakan kampanye berlalu lintas bagi para siswa. “Jika mereka mengerti dan paham tentang safety riding, ini akan menjadikan budaya yang bagus bagi mereka kedepannya agar tertib dan aman dalam berkendara,” tuturnya./hdr.-









