SUARA JABAR SATU.COM | DEPOK — Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Ety Suryahati, mengajak seluruh masyarakat Kota Depok untuk bisa mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2025. Untuk merealisasikannya, pihaknya juga meminta peran serta dan kesadaran masyarakat agar bisa memilah sampah dari rumah masing-masing.
“Untuk mewujudkan Indonesia 100 persen Bebas Sampah 2025, perlu dibangun pemahaman dan komitmen dari seluruh lapisan masyarakat. Sebagai langkah awal, budaya memilah sampah perlu ditanamkan sejak dini dan ini terus kami dorong,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati, di Balai Kota, Selasa (13/11/18).
Dikatakannya, untuk mengurangi sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia mencanangkan 30 persen pengelolaan sampah dilakukan masyarakat, sedangkan 70 persennya berupa penanganan sampah.
“30 persen pengelolaan sampah oleh kita (masyarakat), caranya dengan pemilahan itu. Nah, 70 persennya penanganan, biasanya di Pemerintah Kota (Pemkot) seperti mengaktifkan Unit Pengelola Sampah (UPS), bank sampah dan sebagainya,” katanya.
Ety menjelaskan, pengelolaan sampah dilakukan dengan 3 R yaitu Reduce, Reuse dan Recycle. Kegiatan tersebut, merupakan aktvitas mengurangi segala sesuatu yang dapat menimbulkan sampah dengan cara menggunakan kembali sampah yang layak pakai dan mengelolanya menjadi produk lain.
“Kalau sebelumnya menganggap sampah sebagai sesuatu yang tidak berguna dan tidak berharga, maka di sini harus diubah pola pikir dari masyarakatnya. Mudah-mudahan melalui berbagai upaya yang kami lakukan, bisa membentuk budaya masyarakat untuk peduli terhadap sampah,” pungkasnya./depok.go.id/ratu







