Sandiaga Minta Prabowo Tidak Pidato Terlalu Keras

SUARA JABAR SATU.COM | — Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa dia termasuk yang meminta Calon Presiden Prabowo Subianto untuk tidak berpidato terlalu keras. Menurut Sandiaga, dalam situasi seperti ini sangat dibutuhkan bahasa yang mempersatukan.

“Saya bilang bahwa masyarakat Indonesia ingin fokus di bidang ekonomi, dan yang disampaikan itu bahasa yang mempersatukan dan beliau [Prabowo] sangat menerima. Beliau sekarang sudah beda kan. Gaya bahasanya yang disampaikan dan fokus di bidang lapangan pekerjaan dan juga fokus di biaya hidup masyarakat. Itu yang dirasakan,” kata Sandiaga dalam acara di Tebet, Jakarta Selatan, Senin 8 Oktober 2018

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengaku usulan agar Prabowo tidak berpidato dengan keras bukan hanya dari dia, tetapi juga disampaikan oleh para pendukung lainnya. Usulan tersebut dilontarkan karena mereka peduli dengan Prabowo.

Namun, Sandiaga menilai ada pula situasi di mana Prabowo harus memiliki sikap yang tegas dan keras. Termasuk saat membicarakan masalah ekonomi.

“Tidak apa-apa dia bicara dengan tone yang seperti itu, asal kita fokus pada bidang ekonomi. Karena ekonomi itu kita tidak bisa lemah lembut, kita harus fight,” ujar Sandi.

Prabowo, menurut Sandiaga, harus tegas dan keras menyampaikan masalah ekonomi. Apalagi masyarakat telah mengalami kepemimpinan Presiden Joko Widodo selama 4 tahun terakhir dan saat ini ekonomi dirasa semakin sulit. Maka, Sandiaga berharap sosok tegas Prabowo dapat mengubah kondisi ekonomi bangsa saat ini.

“Masyarakat harus ditanyakan hal-hal yang sangat dari lubuk hati paling dalam. Keadaan mereka dibandingkan 4 tahun yang lalu seperti apa, lapangan kerja seperti apa, harga bahan pokok seperti apa? Nah itu harus disampaikan, jangan ditutupi. Nanti malah kita lari dari esensi permasalahan untuk memperbaiki ekonomi kita,” ujarnya.//viva/sjs,ratu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *