SUARA JABAR SATU.COM | DEPOK – Kunjungan Pustakawan Ahli Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok Nur Indrawati Pary di ruangan perpustakaan SDN Cipayung 1 sangat memberikan inovasi baru serta bimbingan bagaimana cara mengelolah Perpustakaan Sekolah, kepada Kepala Sekolah SDN Cipayung 1 Mujaya, S.Pd. Rabu (10/10).
Nur Indrawati mengatakan Perpustakaan Umum Daerah Kota Depok adalah pembina bagi seluruh kegiatan literasi baik itu perpustakaan sekolah, Taman Baca Masyarakat, Pojok Baca di area pelayanan publik di seluruh wilayah di Kota Depok .
“, Perpustakaan bukan sekedar pelengkap pendidikan , tetapi adalah oksigen bagi pendidikan di masyarakat , dalam keluarga dan di sekolah sebagai Lembaga formal Pendidikan,” ujar Nur Indrawati.
Lanjutnya lagi “, kami beri pembekalan bagaimana cara mengelolah Perpustakaan dengan baik, dan berkomunikasi dengan anak- anak, kami latih mereka agar mampu membuat inovasi baru di perpustakaan,” papar Nur Indrawati kepada Wartawan Suara Jabar Satu di ruang perpustakaan.
Target Gerakan Pembudayaan Minat Baca ini adalah melalui Literasi kualitas kesejahteraan masyarakat akan meningkat menjadi lebih baik, karenanya kita harus bekerja sama baik Pemerintah, masyarakat dan Swasta. Lembaga sekolah sangat berkepentingan dalam hal output lulusan yang unggul berkualitas, Karenanya jangan sungkan untuk berkonsultasi baik pada Kantor Dinas maupun pada Pustakawan.
“, Fasilitas ruang perpustakaan yang nyaman dan koleksi buku yang berkualitas akan membuat anak anak senang berkunjung ke perpustakaan sekolah dan senang membaca, kegiatan membaca menjadi kebutuhan dan bukan menjadi sesuatu yang dipaksa,” Kata Nur Indrawati dalam pengarahan kepada Istiqomah Zakiah pengurus perpustakaan Sekolah SDN Cipayung 1.
Dalam mengupayakan gerakan pembudayaan minat baca di sekolah pastinya bukan suatu hal mudah, dari mulai ketersediaan ruangan yang tidak memadai , karena tidak ada ruang atau harus berbagi dengan ruang guru, ketidak pahaman cara bagaimana menata ruangan , serta jumlah koleksi buku yang mungkin masih lebih banyak koleksi buku pelajaran dibanding buku umum dan buku buku cerita.
Namun semuanya bisa diatasi asalkan punya niat dan tekat kuat untuk membuat perpustakaan sekolah yang nyaman, ruang yang ada bisa dimanfaatkan dengan maksimal sekalipun modal yang ada sangat minim.
Sekolah bisa meminta bantuan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok , bantuan untuk penataan dan Pendampingan Perpustakaan Sekolah , nantinya Pihak Dinas, Kepala Dinas akan menugaskan kami untuk observasi dan membantu sesuai dengan apa yang dibutuhkan, semua pelayanan dari Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kota Depok tidak dikenakan biaya karena ini sudah dianggarkan oleh Pemerintah karenanya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
DISKARPUS KOTA DEPOK juga menganggarkan program Diklat Pengelolaan Perpustakaan bagi calon pustakawan sekolah, program ini rutin setahun sekali, selain di tingkat Kota, program ini adalah program standar yang diadakan di tingkat nasional oleh Perpustakaan Nasional RI, di tingkat provinsi hingga Kabupaten /Kota untuk pembekalan calon pustakawan sekolah.
Gerakan Pembudayaan Minat Baca, adalah sebuah proyek PERADABAN , kita harus bersama-sama mendorong masyarakat punya minat baca tinggi, karena dengan membaca, wawasan akan terbuka dan dengan itu bisa meningkatkan kualitas hidup menjadi sejahtera, ilmu yang didapat melalui buku yang dibaca akan menjadi solusi bagi kehidupan setiap Individu. (suarajabarsatu.com/hendra)





