Pemulihan Infrastruktur Palu Dipercepat, Begini Kondisinya

SUARA JABAR SATU.COM | — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjabarkan, wilayah terdampak gempa di Palu dan Donggala kini sedang mengalami percepatan pemulihan infrastruktur. Baik fasilitas jalan, listrik, bandara, dan ketersediaan BBM mulai pulih.

“Akses jalan ke Palu-Donggala, Palu-Poso, Palu-Mamuju sudah terbuka. Kondisi kelistrikan di Palu sudah pulih,” kata Sutopo di kantor BNPB, Jakarta, Kamis 4 Oktober 2018.

Ia menambahkan, dari tiga unit pembangkit, satu unit pembangkit sudah beroperasi (PLTD Silae), satu unit pembangkit perbaikan ((PLTU Mpanau) dan satu unit pembangkit transfer ke Sistem Sulselrabar (PLTA Poso).

“67 dari 2.211 gardu distribusi telah beroperasi. 2.144 gardu distribusi masih padam. Dari 80 genset 15 unit sudah beroperasi, 17 unit siap pasang, dan 48 unit dalam perjalanan,” kata Sutopo.

Ia menyebutkan fasilitas listrik yang sudah menyala diantaranya di RS Wirabuana, RS Undata, RS Bhayangkara, SPBU Kartini, Bandara, RS Anutapura, SPBU Sisingamaraja, RS Budi Agung, dan RS Bala Keselamatan. Kemudian, Markas Polda, kantor Gubernur, 12 titik pengungsi, Kantor Walikota, Yonif 711, Kantor BMKG, Masjid
Donggala dan Rumah Dinas Bupati Donggala.

“371 personil PLN masih memperbaiki gardu induk dan jaringan listrik di wilayah Sulawesi,” kata Sutopo.

Ia menambahkan, Pelabuhan Pantoloan juga sudah beroperasi untuk penumpang dan barang. 1.500 orang naik kapal Pelni menuju Nunukan dan Balikpapan pada 1 Oktober 2018.

“Kapal Julung-Julung mengangkut 180 penumpang di Pelabuhan Taipa dan Kapal Pelni (kapasitas 3.000 penumpang) merapat di Partoloan-Palu,” kata Sutopo.

Lalu ia menjelaskan, Bandara Mutiara Al Jufri di Palu sudah melayani penerbangan pesawat komersial, I jarak pendek, dan pesawat Hercules. Adapun telekomunikasi tiga operator (Telkomsel, Indosat, XL) sudah beroperasi 49 persen di wilayah Sulteng.

“Untuk pasokan BBM, enam SPBU sudah beroperasi di Kota Palu, 39 sudah beroperasi di Donggala, Sigi, 13 SPBU beroperasi di Parigi Moutong, Mamuju Utara dan Mamuju Tengah,” ungkapnya.

Kemudian ia mengatakan, diadakan operasi pasar untuk elpiji. Lalu empat tanker berlayar menuju Donggala membawa berbagai jenis BBM
mencapai 11,2 juta liter direncanakan akan terus berdatangan pada hari ini dan besok.

“Kapal MT Karmila pengangkut bahan bakar Premium berhasil merapat ke Donggala. Kapal itu membawa 1,2 juta liter Premium.100 SPBU portable, truk pengangkut BBM beserta awak mobil tangki juga dibawa dengan kapal,” tambahnya.//viva/sjs,ratu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *