SUARAJABARSATU.COM | DEPOK – Gerakan untuk Ridwan Kamil ( Gurka) Jawa Barat konsolidasi ke Gurka kota Depok Minggu, (28/10/2018 di Rumah Rindu Kelurahan Cilangkap, Tapos
Kegiatan konsolidasi itu di barengi dengan rapat kerja dan pembentukan Gurka Muda Indonesia.
Acara di hadiri oleh Purwa Sasmita selaku ketua DPP Gurka Jabar bersama jajaran pengurusnya, anggota DPRD Depok Sasmita dari Partai Nasdem, ketua Gurka Depok H, Adi Supriyanto, ketua Rasta dan ketua PAC Nasdem Tapos.
Ketua Gurka Depok mengatakan, kegiatan rapat kerja Gurka dilakukan dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober sekalian menampung ide dan gagasan yang disampaikan dalam forum untuk dijadikan program Gurka kata Adi dalam sambutannya.
Selain itu, acara rakerda juga dilakukan
Pembentukan Gurka Muda Indonesia kota Depok.
Setelah rakerda dan pembentukan GMI, pihaknya juga akan menyampaikan laporan hasil rakerda yang telah menghasilkan beberapa ide yakni, pembangunan Madrasah, Penanaman Bambu untuk penghijauan dan sebagainya.
Laporan akan disampaikan ke DPP Gurka Jabar, lanjutnya.
Dikesempatan acara itu, Sasmita selaku anggota DPRD Depok Dapil Tapos – Cilodong memberikan apresiasi, saya mendukung kegiatan rakerda Gurka dan pembentukan GMI Depok paparnya.
Sasmita juga menyampaikan ide dan gagasan yang akan dijadikan sebuah program untuk mengawal program yang akan direalisasikan Gubernur Jabar.
Sasmita juga menyinggung soal situ situ di kota Depok
Dia menyayangkan mengapa pemkot Depok sebelumnya memprioritaskan Depok sebagai ikon kota Belimbing dan kota yang religius.
Sementara, banyak potensi atau produk unggulan yang mampu dijadikan ikon, seperti jasa dan parawisata serta pendidikan, apalagi Depok kota yang sedang maju dan berkembang.
Sasmita berharap, situ-situ yang ada di kota Depok kurang lebih sebanyak 26 situ mampu dari parawisata dapat meningkatkan penghasilan asli daerah (PAD) kota Depok dan hasilnya dapat dinikmati masyarakat tuturnya.
Untuk itu, dalam pertemuan ini, semoga rakerda Gurka dapat menghasilkan ide dan gagasan untuk membangun situ yang lebih bermaanfaat untuk masyarakat dan Gubernur Jabar dapat membantu anggaran harapnya.
Sepengetahuan Sasmita selaku anggota DPRD Depok, anggaran APBD Depok untuk pemeliharaan situ sangat minim lanjutnya sambil membuka acara rakerda Gurka kota Depok.
Pada kesempatan itu, Purwa Sasmita ketua DPP Gurka Jabar menjelaskan, bahwa sebutan Gurka diambil dari nama tentara Gurkha.
Gurka Jabar tidak memakai huruf “h” tapi Gurka, yang artinya relawan gerakan untuk Ridwan Kamil saat pemilihan gubernur jabar jelasnya.
Berbeda dengan tentara Gurkha yang dipernah digunakan inggris sebagai tentara India.
Nama Gurka juga telah berubah, dari Gerakan Untuk Ridwan Kamil menjadi Garda Utama Reka Karya (Gurka).
Guna menunjang kelancaran roda organisasi, kita sudah buat legalitas, seperti akte notaris dan AD/ ART.
Purwa Sasmita sebut, bahwa Gurka telah membentuk Garda Muda Indonesia (GMI) di beberapa wilayah, kebetulan di kota Depok diminta membentuk GMI sebagai langkah kedepan dalam gerakan muda yang berjiwa patriotisme ujarnya.
Purwa juga menjelaskan mengenai
Logo yang digunakan Gurka bukan pisau melainkan berbentuk ikan pari seperti huruf g.
Makanya, banyak yang bertanya, makhluk apa sih Gurka itu, ..filosofi Gurka diambil dari sejarah pasukan koloni inggris menyerang India, pasukan itu bernama Gurkha dari Nepal.
Namun Gurka di Jawa Barat adalah sebuah gerakan yang berjiwa patriotisme dalam perjuangan.
Untuk itu tandas Purwa, Gurka ketika menjadi relawan pemenangan Ridwan Kamil, dak hanya sampai di Pilgub Jabar saja perjuangannya, melainkan Gurka Jabar senantiasa membantu masyarakat dan pemerintah di jawa barat kepemimpinan Ridwan Kamil – Uu tutupnya sambil melantik Gurka Muda Indonesia kota Depok. (Benny Gerungan)





