Dinkes Depok Targetkan Enam Kelurahan Jadi Wilayah Bebas BABS

SUARA JABAR SATU.COM | DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menargetkan enam kelurahan jadi wilayah bebas “Open Defecation Free” (ODF) atau Buang air Besar Sembarang (BABS). Untuk itu, pihaknya terus berupaya memaksimalkan percepatan program ODF tersebut di sejumlah lokasi yang menjadi target pelaksanaan.
“Sudah ditetapkan enam wilayah yang akan dinyatakan bebas ODF. Saat ini sedang dilakukan langkah-langkah agar seluruhnya dapat tercapai,” tutur Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Depok, May Haryanti kepada depok.go.id di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurutnya, ada enam kelurahan yang menjadi target bebas ODF yaitu Kelurahan Mekarjaya ( Kecamatan Sukmajaya), Kelurahan Sukmajaya (Kecamatan Sukmajaya), Kelurahan Baktijaya (Kecamatan Sukmajaya), Kelurahan Tirtajaya (Kecamatan Sukmajaya). Selanjutnya, Kelurahan Sukatani (Kecamatan Tapos), dan Kelurahan Cimpaeun (Kecamatan Tapos).

Sebelumnya, kata May, di tahun 2016 sudah ada empat kelurahan yang dinyatakan sebagai wilayah bebas ODF. Antara lain Kelurahan Depok Jaya (Kecamatan Pancoran Mas), Kelurahan Tapos (Kecamatan Tapos), Kelurahan Cisalak Pasar (Kecamatan Cimanggis), serta Kelurahan Curug (Kecamatan Cimanggis).
May berharap dengan target bebas BABS itu dapat memperkuat budaya hidup bersih dan sehat dan mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Selain juga dapat mengubah pribadi masyarakat yang masih kurang sadar terhadap dampak buruk dari perilaku BABS. Yaitu pencemaran sungai, pencemaran air bersih, dan pencemaran tanah.

“Intinya kesadaran masyarakat, agar mereka mengerti dampak buruk dari BABS yang berpengaruh pada kesehatan,” tutupnya.

Dinkes Depok melakukan rapat koordinasi pencapaian target wilayah bebas “Open Defecation Free” (ODF) atau Buang air Besar Sembarang (BABS). /sjs,ratu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *